Kegiatan Magang MBKM pada Semester Genap 2022 – 2023

Kampus Merdeka merupakan salah satu kebijakan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makariem. Salah satu bentuknya yaitu melakukan magang/ praktik kerja pada suatu instansi perusahaan yang bertujuan untuk memberikan pengalaman cukup kepada mahasiswa berupa pembelajaran langsung di lapangan.

Pada Semester Genap 2022 – 2023 salah satu mahasiswa Prodi Arsitektur bernama Nurul Febriyanti, melakukan kegiatan magang di Gursiji Studio yang dilaksanakan pada 6 Februari 2023 hingga 10 Juni 2023. Selama magang, mahasiswa mengikuti kegiatan pembangunan di lapangan didampingi oleh salah satu karyawan dari Gursiji Studio, mahasiswa melakukan survey dan pengukuran di lapangan. Setelah dilakukan survey dan pengukuran, maka mahasiswa akan menyesuaikan ukuran dengan gambar kerja denah. Berikut adalah proyek yang diikuti mahasiswa selama melakukan kegiatan magang :

Proyek Masjid Pondok Mutiara

Hasil Revisi Gambar Kerja Denah Masjid Pondok Mutiara

Mahasiswa Berprestasi

Menjadi seorang mahasiswa mempunyai tanggungjawab pada akademik yang ditempuh, tak sedikit dari mahasiswa yang mempunyai keinginan untuk memilik sebuah prestasi akademik. Untuk mencapai sebuha prestasi tersebut, pastinya membutuhkan usaha yang besar.

Dan berikut adalah mahasiswa berprestasi akademik dari Prodi Arsitektur yang memperoleh nilai IPS pada Semester Genap 2022 – 2023 tertinggi dalam satu Prodi Arsitektur pada setiap angkatan :
1. Lusia Dessy NIM 213100010 memperoleh IPS 3.40
2. Jessica Aprilia NIM 203100006 memperoleh IPS 3.64
3. Daniel Gentario NIM 19310008 memperoleh IPS 3.13

Selamat untuk mahasiswa yang sudah berusaha memperoleh prestasi akademik di semester ini

Aksi Penanaman Mangrove di Hutan Mangrove Wonorejo Surabaya

Mahasiswa Prodi Arsitektur Universitas Katolik Darma Cendika melakukan kegiatan Aksi Penanaman Mangrove pada hari Jumat, 12 Mei 2023 di Hutan Mangrove, Wonorejo, Surabaya. Kegiatan ini dilakukan oleh 42 mahasiswa bersama dosen. Kegiatan yang dilakukan adalah mengumpulkan sampah yang terdampar dan tersangkut pada area penanaman pohon mangrove, dan menanam pohon mangrove pada tempat yang telah disediakan dan mahasiswa mendengarkan penjelasan dari pihak mangrove. Karena pentingnya peran hutan mangrove yaitu sebagai penahan abrasi, intrusi air laut maupun tsunami, habitat para ikan, burung dan hewan lainnnya, maka kita sebagai masyakarat harus berperan aktif untuk peduli dan bertanggung jawab terhadap ekosistem lingkungan kota Surabaya.

Webinar Potensi Kawasan Mangrove Wonorejo Sebagai Sarana Edukasi dan Konservasi yang Bernilai Ekonomis

Selasa, 2 Mei 2023 Prodi Arsitektur Universitas Katolik Darma Cendika telah menyelenggarakan kegiatan Webinar Potensi Kawasan Mangrove Wonorejo Sebagai Sarana Edukasi dan Konservasi yang Bernilai Ekonomis yang dihadiri oleh 100 peserta baik internal maupupn eksternal kampus. Dengan Narasumber 1 Bapak Y.A. Widriyakara Setiadi, S.T., M.T. narasumber 2 Ibu Ir. Antiek Sugiharti, M.Si. selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan & Pertanian Surabaya, narasumber 3 Bapak Ir. Setio Hindrianto, M.M. selaku Pusdiklat Sumber Daya Manusia Lingkungan Hidup dan Kehutanan membahas tentang perlunya kesadaran serta mengedukasi masyarakat agar epduli dengan lingkungan, khususnya fungsi, peran, dan potensi kawasan hutan mangrove yang memberi manfaat ekologis maupun ekonomis bagi masyarakat dan perkembangan kota.

Pengkajian Taneyan Lanjhang Madura

Kegiatan Pengabdian Masyarakat dalam Kuliah Kerja Nyata yang dilakukan di Madura dilakukan dengan melihat kondisi Taneyan Lanjhang yang perlahan mulai berkurang dikarenakan rumah Taneyan Lanjhang ada yang dikinikan ataupun diganti dengan rumah modern sehingga tidak menutup kemungkinan rumah Taneyan Lanjhang akan menghilang sehingga perlu dilakukan tindakan pelestarian. Untuk melestarikan serta mengumpulkan data terkait Taneyan Lanjhang dengan cara :

1. Dokumentasi
Dilakukan dengan cara mengambil foto-foto terkait Taneyan Lanjhang mulai dari area sekitar, tampak bangunan, dokumentasi interior bangunan, detail ornamen maupun sistem sambungan dan drainase yang nantinya dapat digunakan sebagai data untuk membantu pembuatan 3D modelling maupun digunakan untuk publikasi ke masyarakat

2. Pengukuran dan Maket
Pengukuran Taneyan Lanjhang sendiri dilakukan di rumah Taneyan Lanjhang milik salah satu warga untuk diukur terkait dimensi bangunan, bentuk atap Taneyan Lanjhang, sistem konstruksi serta detail-detail ornamen yang akan diterapkan dalam 3D modelling.

3. Diskusi dan presntasi akhir dengan narasumber